TUGAS MANDIRI 12

 A03_Aura Azzahra

Buat ringkasan (10 poin penting) dari Modul 11

  • Definisi Metodologi Penelitian – Metodologi adalah ilmu yang membahas cara-cara ilmiah untuk memperoleh dan mengolah data secara sistematis dalam penelitian.
  • Perbedaan Metode dan Metodologi – Metode adalah teknik spesifik (misalnya wawancara, kuesioner), sementara metodologi mencakup alasan pemilihan dan penggunaan metode tersebut.
  • Fungsi Metodologi – Fungsi utamanya adalah menjamin validitas, reliabilitas, dan objektivitas hasil penelitian.
  • Jenis Pendekatan Penelitian – Penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods yang menggabungkan keduanya.
  • Karakteristik Pendekatan Kuantitatif – Fokus pada data numerik dan pengujian hipotesis dengan analisis statistik.
  • Karakteristik Pendekatan Kualitatif – Fokus pada pemahaman mendalam atas fenomena sosial melalui data non-numerik dan analisis tematik.
  • Komponen Metodologi Penelitian – Meliputi penentuan populasi & sampel, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, dan prosedur pengolahan data.
  • Etika Penelitian – Harus mempertimbangkan persetujuan partisipan dan kerahasiaan informasi dalam penelitian.
  • Struktur Penulisan Proposal – Proposal harus sistematis mencakup latar belakang, rumusan masalah, tujuan, tinjauan pustaka, serta metodologi penelitian.
  • Relevansi Proposal yang Baik – Proposal yang efektif menghubungkan teori dengan prosedur penelitian yang jelas dan ditinjau ulang secara akademis sebelum dilaksanakan.

Pertanyaan Pemantik (Diskusi Awal/Pemicu Gagasan)

1. Mengapa laporan pertanggungjawaban kegiatan harus mencakup perbandingan antara rencana anggaran dan realisasi anggaran?

JAWAB : Laporan pertanggungjawaban perlu membandingkan rencana anggaran dan realisasi anggaran supaya jelas apakah dana digunakan sesuai rencana atau tidak. Dari perbandingan itu, kita bisa tahu ada kelebihan, kekurangan, atau penyimpangan dana, sehingga penggunaan uang jadi lebih transparan, jujur, dan mudah dievaluasi.

2. Apa yang akan terjadi pada validitas penelitian jika bagian metodologi tidak dijelaskan secara rinci dan transparan? 

JAWAB : Jika metodologi tidak dijelaskan secara rinci dan transparan, validitas penelitian bisa diragukan. Pembaca jadi tidak tahu bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis, sehingga hasil penelitian sulit dipercaya, tidak bisa diuji ulang, dan rawan dianggap bias atau asal-asalan.

3. Dalam konteks laporan penelitian, apa perbedaan esensial antara bagian "Hasil Penelitian" dan bagian "Pembahasan" atau "Diskusi"?

JAWAB : Bagian Hasil Penelitian berisi data dan temuan yang diperoleh dari penelitian, ditampilkan apa adanya tanpa penafsiran panjang. Sementara bagian Pembahasan/Diskusi membahas arti dari hasil tersebut, menjelaskan penyebabnya, serta mengaitkannya dengan teori atau penelitian sebelumnya.

4. Bagaimana teknologi, seperti perangkat lunak anti-plagiarisme, memengaruhi proses penulisan laporan penelitian saat ini?

JAWAB : Teknologi seperti perangkat lunak anti-plagiarisme membuat proses penulisan laporan penelitian jadi lebih jujur dan rapi, karena penulis bisa mengecek apakah tulisannya mirip dengan sumber lain. Ini membantu mengurangi penjiplakan, memperbaiki sitasi, dan meningkatkan kredibilitas tulisan.

5. Jika Anda adalah pengambil keputusan, bagian mana dari laporan kegiatan yang paling Anda pertimbangkan dalam memberikan persetujuan untuk program lanjutan?

JAWAB : Jika saya jadi pengambil keputusan, bagian yang paling saya perhatikan adalah hasil kegiatan dan evaluasi. Dari situ bisa dilihat apakah programnya berjalan sesuai tujuan, dampaknya nyata, dan layak dilanjutkan atau perlu diperbaiki.

Pertanyaan Reflektif (Esai/Penilaian Diri Akhir Proyek)

1. Sejauh mana saya sudah mampu membedakan jenis data yang cocok disajikan dalam bentuk tabel dan data yang lebih efektif disajikan dalam bentuk grafik?
JAWAB : Saya sudah cukup mampu membedakan keduanya. Data yang rinci dan butuh angka pasti lebih cocok disajikan dalam tabel, sedangkan data perbandingan, tren, atau perubahan lebih efektif ditampilkan dalam bentuk grafik karena lebih cepat dipahami.

2. Apa tantangan terbesar saya saat melakukan parafrasa, dan bagaimana cara saya memastikan bahwa parafrasa saya tidak tergolong plagiarisme?
JAWAB : Tantangan terbesar saya saat parafrasa adalah mengubah kalimat tanpa mengubah makna dan tidak terlalu mirip dengan sumber aslinya. Untuk memastikan tidak termasuk plagiarisme, saya membaca sumbernya dulu, menuliskannya dengan kata-kata sendiri, tetap mencantumkan sumber, dan mengeceknya dengan aplikasi anti-plagiarisme.

3. Apakah saya selalu mencantumkan sumber ketika mengutip ide, bahkan ketika ide tersebut sudah umum? Mengapa etika ini penting? 
JAWAB : Saya berusaha selalu mencantumkan sumber saat mengutip ide, meskipun idenya sudah umum. Etika ini penting supaya tulisan tetap jujur, menghargai karya orang lain, dan menghindari tuduhan plagiarisme dalam penulisan akademik.

4. Jika diminta untuk menyusun laporan kegiatan untuk acara yang gagal, bagaimana cara saya menjaga objektivitas dan tetap memberikan saran yang konstruktif?
JAWAB : Saya akan menyampaikan fakta apa adanya tanpa menyalahkan pihak tertentu, menjelaskan penyebab kegagalan secara objektif, lalu memberi saran yang realistis dan membangun. Dengan begitu, laporan tetap jujur dan bisa jadi bahan evaluasi agar kegiatan ke depannya lebih baik.

5. Bagaimana cara saya menyederhanakan temuan penelitian yang kompleks agar dapat dipahami oleh pembaca non-spesialis tanpa mengurangi akurasi ilmiah?
JAWAB : Saya menyederhanakannya dengan menggunakan bahasa yang lebih santai dan jelas, menjelaskan istilah sulit dengan contoh sehari-hari, serta hanya menekankan poin hasil yang paling penting. Dengan begitu, pembaca awam bisa paham tanpa mengurangi keakuratan isi penelitiannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS TERSRUKTUR 4

TUGAS TERSTRUKTUR 2

TUGAS TERSTRUKTUR 1